Talent Pool
Wadah untuk menghubungkan talenta terbaik dengan peluang baru, memperluas jaringan profesional, dan mendukung perjalanan karier mereka dalam membangun masa depan di era transformasi digital.

Vina Najahah
Cloud Engineer
Saya berkontribusi dalam proyek Pasar Malangan, sebuah platform inovatif yang dirancang untuk mendukung UMKM memanfaatkan teknologi digital guna meningkatkan visibilitas dan konektivitas bisnis mereka. Platform ini menawarkan fitur direktori bisnis yang memudahkan UMKM mencantumkan informasi usaha secara sistematis, sehingga pelanggan dapat dengan mudah menemukan dan berinteraksi dengan bisnis lokal. Selain itu, integrasi media sosial memungkinkan UMKM mempromosikan produk mereka secara efektif. Proyek ini saya kerjakan sebagai bagian dari program Studi Independen Bersertifikat (SIB) bersama Social Economic Accelerator Lab (SEAL). Dalam pelaksanaannya, saya terlibat dalam desain UI/UX serta pengembangan infrastruktur menggunakan layanan Amazon Web Services (AWS). Implementasi teknologi mencakup konsep DevOps, Infrastructure as Code (IaC), logging & monitoring, serta container orchestration, untuk memastikan aplikasi memiliki performa yang optimal dan skalabilitas yang tinggi.

Handika Juan Putra Sinaga
Cloud Engineer
**Pengalaman Proyek: Adaptive Learning Polinema** Selama mengikuti program MSIB sebagai Cloud Engineer, salah satu proyek paling relevan dan menantang yang saya kerjakan adalah *Adaptive Learning Polinema*. Proyek ini bertujuan untuk mengembangkan platform pembelajaran adaptif yang dapat digunakan oleh institusi pendidikan, dengan fitur-fitur seperti manajemen kursus, integrasi sistem pembelajaran, dan laporan performa siswa. Peran saya adalah memastikan infrastruktur server berjalan dengan optimal, termasuk melakukan deployment aplikasi dari lingkungan lokal ke server AWS dan migrasi ke server fisik Polinema. Selain itu, saya mengimplementasikan monitoring menggunakan Grafana dan Prometheus untuk memantau performa server serta menjalankan stress testing dengan K6. Hasilnya, saya dapat memastikan stabilitas server dalam menghadapi lonjakan pengguna. Tantangan terbesar adalah memastikan kompatibilitas sistem selama proses migrasi dan menangani kendala teknis pada deployment. Namun, dengan kolaborasi tim, pelatihan mandiri, dan diskusi dengan mentor, saya berhasil menyelesaikan tugas ini dengan baik. Pengalaman ini memperkuat pemahaman saya dalam manajemen infrastruktur cloud dan memberi nilai tambah dalam pengembangan karir di bidang Cloud Engineering.

Mohamad Agung Saputra
Front End Developer
Selama saya mengikuti magang di SEAL, saya ditempatkan di perusahaan jasa layanan pembuatan aplikasi website yang bernama "Sekawan Media". Selama saya disana, saya sudah mengerjakan dan berkontribusi sebagai Front-End Developer pada 4 Project Aplikasi diantaranya ada aplikasi Audit bernama "E-Tiams", kemudian ada aplikasi Digital Controlling & Reporting bernama "Twintech DCR", kemudian ada juga aplikasi Document Management System bernama "Timah SSO", dan yang terakhir ada aplikasi dari JOB TOMORI bernama “TeAMS (Tomori electronic Audit Management System)”. Pada aplikasi E-Tiams, saya menggunakan Code Igniter 3 dan Bootstrap 4 selama mengerjakan aplikasi ini dengan tugas saya membuat seluruh menu dan tampilan pada bagian settings. Kemudian pada aplikasi 'Twintech DCR", saya menggunakan Laravel dan Bootstrap 5 dengan tugas saya membuat seluruh menu dan tampilan pada aplikasi tersebut agar bisa Responsif sehingga bisa digunakan pada berbagai macam device. Kemudian ada aplikasi "Timah SSO", dimana disini saya menggunakan Next JS, Tailwind dan Flowbite dalam pengembangan aplikasi ini, saya ditugaskan mengupdate sistem serta menslicing keseluruhan tampilan landing page ke versi terbaru berdasarkan desain figma. Yang terakhir ada aplikasi dari JOB TOMORI “TeAMS (Tomori electronic Audit Management System)”, disini saya menggunakan ASP .NET Core, C#, dan Bootstrap 5 dengan ditugaskan membuat beberapa menu pada bagian Dashboard, Auditor dan Auditee pada aplikasi tersebut.

Rizky Insan Pranawa
Cloud Engineer
Pengalaman saya untuk project relevan ini terbuat pada waktu Studi Independen SEAL Batch 7 pada minggu-minggu akhir kelas Studi Independen, project nya sendiri saya berkelompok 7 orang mendeploy sebuah aplikasi website yang bertema rekomendasi wisata di kota manado, untuk service yang digunakan untuk mendeploy website ini diantaranya AWS EC2 Intance, AWS RDS, lalu monitoring server menggunakan Grafana dan Prometheus, selain itu menggunakan github action untuk realtime commit and push.

Elang Putra Adam
Backend Developer
Saya memiliki pengalaman project pada bidang teknologi informasi khususnya di web development. Project terbaru saya saat ini adalah Smart English Adaptive Learning System (SEALS) pada kegiatan magang kedaireka di Profile Image Studio. Pada project ini, saya bertanggung jawab menjadi seorang backend developer untuk menyediakan API ke platform web dan mobile. Dari program ini juga, saya mempelajari bagiamana cara mengembangkan aplikasi backend serta melakukan deploy ke server dengan memanfaatkan environtment server fisik. Selain itu, saya juga pernah mengikuti kegiatan studi independen pada program MSIB.

MIFTAKHUL IKHWANDANA
Content Creator & Communication Strategic
Menurut saya, terkait pengalaman project yang paling relevan, yaitu ketika melakukan produksi konten media digital yang berkaitan dengan bahasa Mandarin, baik berupa tulisan, gambar, atau video. Beberapa contoh konten media digital terkait bahasa Mandarin yang pernah saya buat, seperti video TikTok dalam bahasa Mandarin, fotografi dengan unsur/tema Tionghoa, kaligrafi bahasa Mandarin, atau puisi bahasa Mandarin. Kemudian, konten-konten tersebut dilombakan dalam beberapa ajang perlombaan yang relevan. Beberapa karya dari pembuatan konten tersebut memenangkan penghargaan sebagai peraih posisi juara. Namun, dalam mengikuti berbagai ajang perlombaan terkait bahasa Mandarin, ada kalanya karya tersebut tidak memenangkan posisi sebagai juara. Kegagalan dalam meraih posisi sebagai juara atau pemenang membuat saya melakukan refleksi dan evaluasi, sekiranya dari karya saya tersebut, di sisi atau bagian manakah yang perlu dilakukan improvisasi. Sehingga, pada ajang perlombaan terkait bahasa Mandarin yang akan datang, saya dapat menghasilkan suatu karya yang lebih baik kualitasnya, baik kualitas subtansi terkait bahasa Mandarin itu sendiri, maupun kualitas formasi dari karya tersebut.

Fikril Hadad Ramadhani
Back end Developer
Sebagai backend developer, saya bertanggung jawab atas pengembangan server menggunakan AdonisJS, sebuah framework Node.js yang mempermudah pembangunan aplikasi berbasis API. Dalam peran ini, saya merancang dan mengelola database menggunakan PostgreSQL, termasuk pembuatan tabel, relasi antar entitas, dan optimisasi query untuk memastikan performa yang maksimal. Fokus utama saya adalah menyediakan RESTful API yang responsif dan aman untuk kebutuhan frontend, baik pada aplikasi web maupun mobile. Proyek ini melibatkan pengolahan data yang dikirim dari perangkat IoT, seperti sensor DHT dan NPK. Saya mengintegrasikan protokol MQTT untuk pengelolaan data sensor secara real-time, serta menyediakan API endpoint untuk menampilkan data tersebut kepada pengguna melalui frontend. Selain itu, saya memastikan API yang saya kembangkan memenuhi standar keamanan, seperti otentikasi berbasis JWT. Tantangan terbesar dalam proyek ini adalah menyelaraskan kebutuhan frontend dengan backend secara efektif. Berkat komunikasi yang solid dengan tim frontend, serta pemanfaatan alat seperti Docker untuk pengembangan yang terisolasi dan konsisten, proyek ini berhasil diselesaikan sesuai target.

Satya Ananta Azis
Cloud Engineer
Selama program MSIB, saya terlibat dalam proyek MCC Kota Malang, yang bertujuan untuk mendukung transformasi digital di sektor pemerintahan. Proyek ini memanfaatkan layanan AWS untuk membangun sistem yang terintegrasi, mulai dari pengelolaan data hingga deployment aplikasi berbasis cloud. Dalam proyek ini, saya bertanggung jawab pada pengembangan backend menggunakan AdonisJS, dengan manajemen database PostgreSQL yang di-host di AWS RDS. Saya juga memastikan aplikasi dapat berjalan dengan optimal di lingkungan server produksi. Selain itu, saya terlibat dalam pengaturan koneksi antara backend dan database yang di-deploy pada server EC2, memastikan integrasi berjalan lancar dan performa sistem terjaga. Tantangan utama yang dihadapi adalah memastikan keamanan data dan efisiensi komunikasi antara aplikasi dan database dalam skala besar. Pengalaman ini memberikan pemahaman mendalam tentang penerapan teknologi cloud untuk menciptakan solusi pemerintahan yang modern dan efisien.

Azzuri Putra Mahendra
Cloud Engineer
Salah satu pengalaman yang paling relevan buat saya adalah saat deployment aplikasi Rocket.Chat pakai layanan AWS Cloud. Saya memanfaatkan EC2, S3, Load Balancer, dan bikin konfigurasi VPC supaya aplikasi lebih aman dan efisien. Saya pilih Rocket.Chat karena cocok banget buat institusi yang pengen komunikasi internalnya 100% aman tanpa campur tangan pihak lain. Berbeda dari aplikasi chatting lain, Rocket.Chat open-source dan bisa diatur sepenuhnya, jadi semua data tetap milik kita. Dalam proyek ini, saya pakai image Rocket.Chat yang sudah tersedia dan bikin penyesuaian di Docker Compose. Tujuannya biar aplikasi bisa jalan pakai HTTPS dan performanya makin optimal dengan fitur cache. Server aplikasi saya taruh di subnet publik, sementara database-nya di subnet privat buat jaga keamanan data. Backup database juga saya simpan di bucket S3 biar gampang dikelola. Proyek ini jadi pengalaman seru buat belajar teknologi cloud sekaligus ngejelajahin solusi komunikasi yang aman dan fleksibel!